#HUKUMAN MATI > YES !!!

PRESIDEN GA TEGAS DI KATAI LOYO, PRESIDEN TEGAS DIKATAI JAHAT !?… MAU MU APA NDOK???

“Sekitar 50 warga negara Indonesia meninggal dunia dalam satu hari akibat narkoba. Itu yang harus dijelaskan, kalau dihitung, setahun 18.000 (meninggal dunia akibat narkoba, Pergi ke tempat rehabilitasi, yang berguling, meregang, teriak, cari informasi tentang itu. Jangan dibandingkan satu (terpidana mati) dengan 18.000. Saat ditanya mengenai kemungkinan diundurnya waktu eksekusi terpidana mati tahap kedua Presiden Jokowi menjawab:  “Saya tidak akan mengulang, itu kedaulatan hukum (Sumber: Kompas, Senin, 27 April 2015 | 21:01 WIB).

Ibarat pencuri masuk rumah bawa senjata dan mulai melukai anggota keluargamu. Kamu punya pistol isinya cuman satu peluru, apa kamu cuman diam saja kalau pencuri itu menyakiti atau membunuh seluruh anggota keluargamu?. Lantas kamu cuman bengong nunggu giliran? Gunakan 1 peluru itu sebelum semua anggota keluargamu dibunuh. Kamu duluan atau dia duluan? Kamu habisin dia duluan atau dia habisin kamu sehabis-habisnya (-_-)…

Seperti halnya hukum, sebagai alat yang bersifat preventif dan represif, sarana, perlindungan dan pengajaran untuk memberikan efek jera…

Untuk apa ada hukum jika di biarkan tumpul tidak di gunakan? Sebagai Bapak Rumah Tangga Negara Indonesia ini, Presiden Jokowidodo sudah tepat menajamkan pisau hukum di negara ini.

Demo #savemaryjean sampai ada jari demonstran yang patah (saya secara pribadi salut) mereka adalah para pejuang HAM untuk #savebalinine dan #savemaryjean, pejuang HAM dengan seabrek kegiatan solidaritas atas nama HAM. HAM YANG BISA JADI KEBABLASAN (maaf opini). 

dikisahkan seorang mary (katanya) di tipu oleh christin yang merekrutnya menjadi pembantu ilegal di malaysia, terjebak menjadi seorang kurir narkoba. Karena tasnya di masukan 2,6 kg Heroin. Lantas diperjuangkan PKnya karena latar belakang mary yang *hidupnya susah banget minta ampun (katanya). Well, semua orang punya kisah hidupnya sendiri-sendiri. Lalu bagaimana dengan keluarga korban penyalahguna narkoba yang juga dijebak?. Generasi penerus bangsa yang mati sia-sia setiap hari, jam dan detik. Bahkan jatuh miskin dan ada kemungkinan mereka menjadi pengedar, penjual dan kurir. Saat kalian lagi demo menuntut keadilan bagi pengedarnya, penjual dan kurir (Mary jean+ Bali 9), siapa yang mau memperjuangkan dan menyelamatkan para korban penyalahguna narkoba kalau kalian untuk terlanjur jatuh hati sama kisah sedih si pengedar?. Ini bukan FTV bukan melankolisan. Ini Negara HUKUM.

FIAT JUSTITIA RUAT COELUM 

Hukum harus di tegakan meski surga runtuh !!!…. Seorang penegak hukum harus tegas dan berani. Kami bukan Tuhan, tapi kami wakilnya. Hukum harus tajam, hukum harus adil, adil bukan berarti timbangan harus sama posisi atau seimbang. Ada seorang hakim berkata: sebagai seorang penegak hukum, harus siap dikatakan “tidak punya hati”. Meski ada orang yang datang nangis-nangis sama kamu padahal terbukti melanggar hukum, jangan lantas hatimu terenyuh. Hatimu harus digunakan untuk keadilan tapi di tempat, waktu dan orang yang benar (kakak).

Dalam kasus ini, presiden dan penegak hukum berada di sisi para korban penyalahguna narkoba. Pohon kalau di potong ga sampai ke akar, ketika ketemu air di bawah tanah akan tumbuh lagi, satu-satunya cara membabat habis pohon itu adalah mencabutnya sampai keakar-akar. Namanya kebijakan hukuman mati jarang-jarang di gunakan, masih asing dan sulit di terima masyarakat yang hatinya terlalu mulia itu. Ingatlah bahwa setiap perbuatan ada ganjaran. Ingatlah upah dosa adalah maut, ingatlah apa yang di tabur itu yang dituai, pengampunan diberikan namun hukuman tetap ada. Tuhan itu adil, pengampunan orang dunia adalah lepas dari jerat hukuman,NO! hukum tetap hukum !

Tolonglah mengerti bahwa hari ini, jam ini, detik ini. Banyak orang-orang egois demi perut sendiri menjadikan alasan untuk dapat uang banyak untuk melanjutkan hidup, berubah jahat menjadi kurir/pengedar narkoba. Mereka tega sekali menjual dan menyalurkan BARANG HARAM itu ke penerus bangsa (ANAK SD) dalam berbagai kemasan menarik ( brownies, cookies etc.). Atau kepada orang stress, frustasi dan salah gaul diluar sana yang lebih membutuhkan *kasih, pelukan, cinta dan perhatian dari lingkungannya. Mau ungkit kisah sedih mary jean? lantas kalian kemana saja waktu dia membutuhkan support dan bantuan? (meski ada yang bilang dia di jebak, ini untuk yang merasa tidak dijebak tapi menjebak diri sendiri) bukankah kita bisa cegah seseorang jadi kurir dan penjual narkoba (butuh uang) kalau kita mau jadi orang-orang yang peduli ? … sekarang saat dia sudah mau di hukum mati baru teriak-teriak #SAVEMARYJEAN. Kenapa ga ada saat dia minta tolong? minta bantuan? minta perhatian dan kasih????……

Biarlah hukum bekerja. Biarkan negara ini dihargai kedaulatannya dan hukumnya. Biarlah SIRKULASI PEREDARAN BARANG HARAM ITU DI CABUT HABIS. Mustahil? itu hanya bagi orang-orang yang pesimis ama hukumnya sendiri. Saya terlalu yakin bahwa Hukuman mati akan mengurangi dan mengakhiri peredaran narkoba di ladang subur ini (INDONESIA). Ladang subur? Karena sedari dulu hukum tumpul bagi kurir, pengedar dan penjual Narkoba. Semua berubah sejak Presiden kita mengembalikan wibawa hukum bangsa ini dengan hukuman mati!.

Ingat, Tuhan juga mengangkat hakim atas bangsa-bangsa untuk mengadili dan memberikan efek jera. Tuhan yang memberi kepercayaannya untuk menghukum di dunia. Firman “Janganlah menghakimi sesamamu manusia, tolong di artikan dalam konteks yang tepat”.Tanpa ada hakim manusia hanya akan melakukan apa yang menurut pandangannya (masing-masing) benar.  Lantas untuk apa ada hukum dan penegak hukum, sedang Tuhan pun di kitab suci juga turut mengangkat hakim atas bangsanya israel? …. Hukuman-hukumannya pun tidak ringan, rajam sampai mati ! …Jika memang perbuatannya pantas untuk itu. Jangan sekonyong-konyong perjanjian lama di kesampingkan ketika ada perjanjian baru. Ini bukan Lex Superior Derogat Legi Inferiori (hukum yang tinggi lebih diutamakan pelaksanaannya daripada hukum yang rendah) // Lex Specialist Derogat Legi Generale (hukum yang khusus lebih diutamakan daripada hukum yang umum) // Lex Posteriori Derogat Legi Priori (peraturan yang baru didahulukan daripada  peraturan yang lama) ….

ingat : Lex Dura, Sed Temen Scripta (peraturan hukum itu keras, karena wataknya memang demikian)

#HidupHUKUMIndonesia #SaveHukumIndonesia #SAVEKorbanPenyalahgunaNarkoba …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s