Merantaulah

Ternyata aku sadar sekarang. Aku tidak memilliki banyak teman di kampung halaman sendiri. Merantaulah yang membuat aku membuka diri, belajar banyak hal untuk keluar dari zona nyaman seorang INTJ (Introvert). Tidak mudah percaya orang, tidak suka banyak orang disekitarku untuk sekedar berbagi soal hidupku. Aku mempercayai bahwa sahabat hanya 1 atau 2 orang bukan se-geng…

HatiMu Ada Bagiku

Lebih dari yang telah kupinta Lebih dari yang telah kupikirkan Semua Engkau sediakan dalam hidupku Tidak dapat aku mengukurnya Tidak dapat aku menghitunganya Kebersaran kasihMu ya Tuhan yang Kau berikan Kubersyukur padaMu Kau Tuhan yang mengasihiku Kaulah jaminan hidupku HatiMu ada bagiku Kubersyukur padaMu Kau Tuhan yang mengasihiku Kau jadikan hidup ini Lebih indah dan…

Tolak

Tolak (tolak/to┬Ělak/ v sorong; dorong) Menolak (mengusir; menghalau) Tertolak (telah ditolak) Setiap orang dalam hidupnya pasti pernah mengalami *tolak dalam hidupnya*. Entah menjadi penolak atau yang di tolak. Kita punya hak untuk menolak segala sesuatu oleh karena kita memiliki kehendak bebas. Acap kali kita menolak sesuatu yang menurut kita tidak ada manfaatnya alias merugikan, atau…

Dua wanita dua cerita

Dua wanita dua cerita. Sama saja intinya cinta. W1: Aku lelah, 5 Tahun bukan waktu yang terlalu cepat ataupun lama untuk menunggu bukan? Tapi. Menunggu selalu menjadi fobia manusia. Terkecuali manusia yang bertahan karena Cinta. W2: Tunggu saja, toh sia-sia kalau menyerah sekarang. W1: Apa dia pantas di tunggu? bukankah menunggu selalu berbalaskan imbalan yang…

Yang ideal

Dia lelaki yang bukan pecandu kecantikan. Bukan juga manusia yang bersahaja dalam masyarakat social media. Apalagi hanya memajang wajahnya yang tak seberapa putih itu. Dia orang yang acuh akan gaya rambut busana atau pun kuliner. Asal manis dan sedap dilihat. Karena kharisma dan kecerdasan yang merebak dari dalam dirinya. Membuat semua kembang bermekaran. Asal ada…