Dua wanita dua cerita

Dua wanita dua cerita. Sama saja intinya cinta.

W1: Aku lelah, 5 Tahun bukan waktu yang terlalu cepat ataupun lama untuk menunggu bukan? Tapi. Menunggu selalu menjadi fobia manusia. Terkecuali manusia yang bertahan karena Cinta.
W2: Tunggu saja, toh sia-sia kalau menyerah sekarang.
W1: Apa dia pantas di tunggu? bukankah menunggu selalu berbalaskan imbalan yang pantas?
W2: IMBALAN? apa selalu demikian? katanya cinta itu berkorban. Pantaskah berharap imbalan jika kitalah yang berkorban?.
W1: Ah..! semua omong kosong, kita berkorban demi siapa? kebahagiaan diri sendiri bukan?. Lantas, mengapa tidak meminta imbalan?.
W2: Pada siapa? Dia? lelaki yang kamu pun tidak tahu apa akan berbalik segera dan sadar kalau ada yang menunggunya setengah mati disini? bagaimana jika tidak?.
W1: Yah, toh kita belum pernah pacaran. Aku dan dia. Kami tidak pernah pacaran.
W2: Kenapa kamu menunggunya? jika dari awal kamu rasa mustahil.
W1: Tidak, aku tidak merasa tapi aku berfikir. Bisa saja toh, kenapa tidak mencoba?
W2: Lantas, sekarang kamu tidak menggunakan rasa dalam masa tunggumu? tidak mungkin !..
W1: Aku tahu, aku mengontrol hati dengan logika. Aku tahu suatu saat jika dia tidak berbalik dan sadar ada aku disini. Hatiku tidak terlalu terluka.
W2: Tidak terlalu?. Jaminan macam apa itu?. Kenapa kamu seyakin itu?. BUKTINYA?!..
W1: Aku masih menunggu tapi tidak ku gubris isi hati yang meronta, jika aku tidak segera mengontrolnya dari hari 1 aku memutuskan menunggunya. Sudah pasti aku takkan bisa sampai tahun ke 5.
W2: Entahlah… Aku pun demikian.

W1: Ia, kamu berpacaran. Kalian sudah saling mengaku dan berkomitmen. Ada cinta yang membuatmu kuat menunggu dia.
W2: Tapi, aku takut.
W1: Akan dia yang takkan berjuang lebih keras lagi? atau kamu yang mau menyerah saja?.
W2: Tidak, takkan semudah itu aku menyerah. Hatiku disini untuknya.
W1: Dan entah hatinya untukmu atau ..
W2: Aku tidak tahu, ada 1000 tanya tanpa jawab. Entah sanggup atau kah tidak dia memberikan jawaban untukku.
W1: Pernahkan berpikir untuk menyerah?
W2: Kadang, karena sudah terlalu banyak yang aku korbankan untuknya.
W1: Sama saja, kamu menunggu untuk menerima imbalan. Dari dia, yang harusnya bertanggung jawab.
W2: Aku tahu.
W1: Dia yang harusnya tahu betapa kamu wanita yang kuat, penuh kasih dan pengampunan padanya.
W2: Doakan saja aku. Percaya bahwa Tuhan bersedia membukakan semua yang tersembunyi selama ini.
W1: Benar, Minta jawaban dari Tuhan sajalah. 1000 tanya hanya akan bermuara pada satu jawaban.
W2: Ya atau tidak.
W1: Tepat!. Jika ya, kemana pun dia pergi pasti kembali. Jika tidak Tuhan punya banyak cara untuk menghentikanmu. Sebelum terlambat bukan?.
W2: Mungkin sudah demikian terlambat tapi belum terlampau terlambat untuk berhenti sampai disini.
W1: Banyak beban mengikutimu dan memberati pundakmu. Tapi, semua yang kita alami pasti punya satu pelajaran berharga.
W2: Benar, pelajaran hidup yang hanya kita dapat, jika melaluinya.
W1: Bersyukur untuk semua yang terjadi. Segalanya indah jika di lihat dari sudut pandang ALLAH.
W2: Tuhan itu baik !

Sama-sama menunggu. Tapi berakhir pada satu jawaban ALLAH. Dia atau bukan.
Sekarang kita pun sama-sama tahu, jawabanNya: ……BUKAN DIA……

Kuatkah dua wanita ini? setelah waktu yang panjang, memori dan waktu yang terbuang tidak percuma. Hanya untuk 1 pelajaran berharga bahwa Tuhan selalu tahu yang terbaik. JalanNya bukan jalan kita dan rancanganNya bukan rancangan kita.
Menyesalkah? Tidak, karena ini semua membuat kuat lebih dari sebelumnya. Melatih hati untuk sabar, ikhlas dan mengampuni.

Intinya menerima semua hal dengan respon hati yang benar. Sebelum berubah menjadi akar pahit dan dendam. Dendam selalu menelan korban. Tapi trauma meninggalkan rasa takut. Rasa yang mampu menghalangi kebahagiaan baru dalam kisah cinta yang baru. Terlalu berhati-hati malah menyakiti. Lepaskan saja semua. Relakan. Dan Percaya. Dia selalu beserta.

ps: Kisah ini based on true story namun sudah di sunting sedemikian rupa. Jika merasa ini bagian dari kisahmu. Semoga kamu dikuatkan. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s