Doa Bersama

Terkadang atau bahkan seringkali Tuhan kita buat seakan-akan menjadi; Bank Ide – Bank minta uang – Bank jemaat buat menuhin bangku-bangku – Bank berkat – Satpam atau Densus Anti teror buat jaga keamanan – Logistik  segala macamlah yang kita butuh.

Tapi ngajak Tuhan ngobrol dalam  corporate prayer atau doa bersama susahnya minta ampun. Kita sibuk untuk mengajukan proposal kegiatan dan rencana kita ke Tuhan. Dan berharap Dia acc semuanya. Demi misi menyelamatkan jiwa-jiwa, tanpa kadang kita “mau tahu”, sebenarnya isi hatiNya gimana? apa itu kerinduanNya atau bukan? apa itu yang Dia suruh kita buat atau ga?. Kita berjalan sendiri, karena kita paling tahu. Kita suka lupa, bersekutu bersama untuk tahu isi hati Tuhan itu penting. Berdoa memang bisa dimana saja. Tapi berbeda dengan doa bersama atau corporate prayer. Goals untuk berdoa bersama adalah berdoa bukan untuk diri sendiri, ini mengajarkan agar kita tidak melulu egois memikirkan diri tapi berdoa juga untuk orang lain. Berdoa bersama pun membuat kita semakin dekat satu sama lain, berdoa bersama mengikat secara emosional dan kehidupan rohani kita bertumbuh bersama-sama. Berdoa bersama membuat kita menyadari pelayanan yang di berikan pada kita bukan milik kita, kita hanya dipercayakan untuk mengusahakan dan membuat kita tidak tinggi hati atau sombong ketika pelayanan semakin di berkati.

Pentingnya Corporate prayer setara dengan berkhotbah dan mengajar sebagai prioritas dalam gereja yang sehat. Berdoa bersama adalah kunci penting untuk membuka kehadiran Allah dan pekerjaan di antara umat-Nya dengan cara yang unik . Dan hasrat di antara orang-orang percaya , bahkan di antara mereka yang menempati posisi kepemimpinan dalam gereja , untuk memikirkan doa bersama sebagai kegiatan ekstra kurikuler dalam kehidupan gereja (translate). Liveway.com

Kita punya hati menggebu-gebu untuk melayani, mau di komunitas, di sekolah, kampus, Gereja. Dimana Tuhan percayakan ladangNya ke kita. Kita rindu bikin event ini itu, bikin banyak hal yang menarik dan anak muda bangetlah. Supaya ladang kita ini penuh jiwa-jiwa, katanya sih supaya banyak yang di selamatkan. Padahal paling ga ladang kita dikenal lah, dan kita  di akui di pakaiNya luar biasa. Sekali-kali pengakuan bolehlah ya, eits kadang keterusan dan keenakan tuh di elu-elukan. Lupa deh ini ladang siapa ini andilnya siapa. Corporate prayer itu adalah bagian dari kerja sama setiap pelayan Tuhan untuk mengandalkan Tuhan sepenuhnya, sehingga tidak akan ada one man show atau orang yang paling ambil andil meski leader sekali pun. Komunitas yang sehat adalah tempat yang tepat di mana Tuhan mempercayakan jiwa-jiwa untuk di sehatkan ( pulihkan, menerima kesembuhan, menerima hidup baru). 

Corporate prayer bukan hanya membawa hati Tuhan pada setiap yang bersekutu untuk mengerti goals dan kerinduan pada ladangNya, tapi membawa hadirat dan perkenanNya pada setiap ide dan kreativitas yang akan di berikan untuk kita pakai dalam pelayanan. Ketika kita mengutamakan berdoa setiap yang kita butuh akan Dia berikan, karena kita sudah sama-sama sepakat denganNya. Bukan merancangkan sesuatu sebelum bertanya mauNya lantas menodong untuk memberkati ini itu, Tuhan kita sangat baik Dia pasti mengerti kerinduan hati kita. Tapi bukankah lebih powerful ketika kita sejalan denganNya, jangan anggap enteng doa bersama atau corporate prayer. Ada banyak pengalaman dan kejadian nyata atas mujizat Tuhan ketika kita mendahulukan Dia. Mulai dari tema, tanggal, tempat, pembicara dan isi acara. Saya dan komunitas di kampus. Seringkali membuat acara karena tuntutan kampus, tapi kami akan selalu mengadakan puasa dan doa bersama. Dalam setiap doa bersama akan ada saja konfirmasi tentang apapun pergumulan kami, sampai sekarang suka tercengang, ketika Tuhan berbicara bisa sangat amat spesifik!. Mulai dari pemilihan ketua sampai semua yang berkaitan dengan acara. Dan ketika acara berlangsung meski ada banyak kejadian yang menguji iman. Tapi selalu berakhir dengan kemenangan, menang atas kekurangan disana-sini. Mulai dari dana yang kurang bisa berakhir dengan berlimpah-limpah, jiwa-jiwa yang mengalami Tuhan dan jamahanNya, padahal ingat kami bukan di gereja, kami beda aliran, beda gereja. Tapi kami satu hati kami mau tahu isi hati Tuhan! Kami ga mau sombong, utamakan pemikiran sendiri, semua sia-sia dan akan buntu, meski kegiatan jalan, itu karena kasih karuniaNya, tapi goalsnya ga akan berdampak banyak. Meski akan ada orang-orang yang bilang, aku doa aku dapat ini itu, aku doa di rumah aku dapat penglihatan atau dengar suara Tuhan ini itu. Berdoa bersama akan membuat kita menghadap Tuhan bersama-sama. Tidak memungkiri kebenaran yang orang-orang ini dapat ketika berdoa. Berdoa di rumah wajib, tapi akan sangat baik ketika kita berdoa bersama, komunitas bukan one man show.  Corporate prayer adalah cara paling powerful untuk komunitas tahu isi hati Tuhan dan meminta izinNya untuk kerinduan hati komunitas melakukan kegiatan apapun dengan goals yang mengatas namakan untuk kemuliaanNya. Ingat ini komunitas !

Corporate prayer akan menyenangkan hatiNya. Ketika Dia di utamakan dalam segala hal yang kita lakukan, segala kebutuhan Dia tahu, dan kehadiranNya akan sangat terasa. Bukankah itu yang kita rindukan?. Hadiratnya berlimpah ruah memenuhi tempat dimana kita melakukan kegiatan, karena Dia tahu betul Dia di undang dan di rindukan. Bukan berarti Corporate prayer lebih berkuasa dari doa individu. Tapi kebersamaan dan kesatuan hati itulah yang membuatnya penting. Tidak ada ceritanya komunitas yang mementingkan doa akan kering dan mati secara rohani, malah sebaliknya. Untuk para leader kesadaran ini adalah yang paling utama yang harus kalian miliki. Jangan sampai leadernya yang tidak bergabung dan memiliki kehausan yang sama. Semua bermula dari leader, orang yang di percayakan Tuhan ladangNya dan domba-dombaNya. Bukan suam-suam, bukan keranjingan, bukan wacana, atau rencana, bukan inisiative sesaat, tapi tekun dan tanggung jawab membawa anggotanya untuk bersama-bersama berdoa dan haus akan hatiNya !. 🙂

Doa adalah fondasi yang kuat untuk sebuah komunitas berdiri, akan banyak orang menghindari doa bersama, dengan segala alasan. Iblis tahu dimana kekuatan kita. Yaitu bersekutu dan berdoa. Doa bukan tanggung jawab departement doa tapi semua yang terlibat dalam pelayanan. Semakin besar komunitas dan jiwa-jiwa yang ada, semakin wajib kita berdoa bersama. Karena  kita harus tahu mauNya kemana untuk menuntun jemaatNya. Tuhan kita adalah Tuhan yang merancang dan merencanakan. Semua akan berjalan dengan tuntunanNya ketika kita lebih dulu ingin tahu kehendakNya dan isi hatiNya. Semuanya hanya bisa kita ketahui ketika kita berdoa. Doa bersama menghancurkan keegoisan dan mencegah diri dari kejatuhan karena kesombongan. Kerja samalah dalam berdoa dan carilah hatiNya terlebih dulu bukan TanganNya saja (berkat).

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Argghhh, suka banget sama tulisannya. Kak jo introvert yang banyak ikut komunitas yaa…
    Berharap bisa contoh kak Jo ❤
    Sukses terus bikin wacana yg inspiring ya kak. Jbu!

    1. joeurnaly says:

      hehe sesama instovert ya kita 🙂 Segala Pujian buat Tuhan, ka jo juga ga mau sih nulis kalo hati ini ga tiba2 ada keinginan dan dorong terus ngalir gitu aja pas di ketik. Tuhan akan pakai kamu lebih luar biasa, terus haus terus belajar !! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s