Dusta

“Bukan  niat berdusta, hanya tahu bahwa jujur akan membawa petaka”..

Itukah alasan dosa putih?.

Menyembunyikan kebenaran demi kebaikan. Apa ada kebaikan dibalik setiap dusta?..

Apa ada bahagia jika dusta dusta dusta. Bukankah seperti menyimpan bom waktu dalam saku. Ketika detik terakhir tersisa, kebenaran diucapkan pun tak akan bisa menyelamatkan siapa pun..

Lantas kenapa masih saja memilih berdusta, bahagia di balik dusta, dan hidup dalam dusta?..

Kata orang kebenaran kadang menyakitkan, lantas memilih sakit saja demi kebenaran atau mau terbuai dalam kebahagiaan semu; karena.. dusta?

maumu yang mana toh ???

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s