BAHAGIA PELAYANAN

INTISARI KHOTBAH PS.PHILIP MANTOFA @AOG 6 VERSARY.

Korban kita tak berarti dibanding Yesus. Saya mengalami ketika melayani Tuhan mulai dari orang-orang mengagumi sampai sahabat karib saya menjauhi saya. Saya pernah di olok-olok teman-teman saya ketika saya bersaksi tentang Yesus, mereka ga suka orang kriten yang sungguh-sungguh. Teman-teman saya naik ke atas meja dan berkata “pendata-pendeta”. Tapi saya tidak marah dan sakit hati. Army tidak selalu di mengerti, ketika kita berperang tujuan kita satu ” the gospel that save our generation until the generation will come”. Kita dikuduskan sebelum dilahirkan seperti Yeremia, kita tidak harus hidup untuk di terima oleh dunia. Kita tidak harus sama dengan ekspektasi mereka, kita punya panggilan sendiri dari Firman datangnya dan di materaikan dengan darah anak domba. Kita adalah sekelompok anak muda yang Tuhan pisahkan dari cara hidup dunia. Bukan berarti kita jadi aneh, kita berpakaian sama dengan yang lain dan trendy. Tapi hidup kita berubah, orang bisa melihat kita tidak ikut-ikutan selama ini. Kita menjadi cahaya. Kita punya identitas dalam Tuhan, Army of God belongs to God. Sosial kita sesuai paternnya Tuhan. Kita mau memenangkan generasi kita. Coba lihat sewaktu mereka bilang kita fanatik jumlah kita masih sepuluh, lihat kanan kirimu berapa ribu ?. Kalau Allah di pihak kita siapa lawan kita. Orang-orang yang mencemooh kitalah yang pertama jadi murid-murid kita. Ini baru permulaan. Kalau kita tetap setia sama Tuhan. Kita perlu kasih dalam atitude dan dalam melayani. Kita pemimpin berhati hamba tapi dalam spirit kita radical. Seperti militer, tapi dalam keluarga kita penuh kasih. Beberapa bulan lagi persiapkan diri kita, akan banyak mahasiswa baru, ada banyak anak muda yang Tuhan kirimkan ke Surabaya, dari Indonesia Timur misalnya, karena Tuhan melihat di sini ada kegerakan anak muda. Terutama untuk sekolah, tapi bermata dua. Tuhan punya rencana agar mereka bergabung dengan kita, jangan menghitung jumlah atau kepala. Mari kita jangkau mereka karena hati kita iba. *Tuhan ini tugas kami, taruhlah Roh yang melayani agar penginjilan kami bukan basa basi. Hubungan kita bukan berdasarkan tiga huruf GBU. Itu basa basi. Kita tidak mau memberkati mereka hanya untuk mereka gabung CG atau ibadah kita. Bukan tapi karena kita mau mempengaruhi hidup mereka. Kalau kita berkata Tuhan berkati, jangan di mulut saja. Contoh: ada mahasiswa baru dan satu mahasiswa semester akhir, yang baru ini masuk CG langsung dapat pacar, yang satunya lagi masih terus jomblo. Lalu sakit hati karena ga suka, orang baru dapat berkat. Serasa dia mencuri lampu sorotnya. Kalau ada yang begitu berarti GBUnya palsu. Kalau anda benar-benar mentor atau orang tua rohani. Contoh: saya suka main basket, saya selalu menang, bukan karena saya menang terus saja tapi karena saya suka. Saya selalu ga suka bagi bola. Tapi kalau saya main contohnya dengan anak saya, saya akan mengalah supaya dia menang, karena saya senang lihat anak saya menang. Saya suka lihat mereka menang. Saya ijinkan mereka menang. Kalau anda sungguh cinta bukan GBU aja, anda akan bangga lihat anak rohani anda menang atau doanya di jawab Tuhan. Tidak ada iri hati. This is we call home, spiritual home, tolong budayakan kasih. Budayakan hati seorang saudara yang tidak memanipulasi satu sama lain. Kalau kita ada seperti ini terus, tidak perlu penjangkauan karena orang-orang mau datang sendiri. Setiap 10 tahun selalu ada saja sesuatu yang terjadi, dulu namanya pemasa remasa. 10 tahun kita ke Juanda, 1500 orang di baptis, perkara ajaib orang bicara soal itu dimana saya pergi, sejak saat itu kita lahir baru kita jadi Army of God.  Sekarang nama AOG sudah 6 tahun, nanti 2020 ada sesuatu yang jauh lebih besar yang Tuhan sedang sediakan. Ada suatu visi besar, ini PRnya selama 4 tahun kedepan budayakan kebudayakan kasih. Mulai hari ini beneran loh yah orang yang berkata GBU harus siap di lampaui. The meaning of God bless you is God increase you. Berkat bukan harta, materialisme, karena banyak orang banyak mata duitan. Increase you means beyond what i have achieve, biarlah Tuhan increase kamu lebih dari apa yang pernah Tuhan beri dalam hidupku.

Bahagia pelayanan. The joy of ministry, kata orang pelayanan itu jangan di berhalakan, aduh udah deh pelayanan ini dipercayakan Tuhan. Burn out atau kekeringan rohani terjadi bukan karena pelayanan tapi pikiranmu yang salah, atau korsleting hubungan, atau kepahitan. Ga langsung berhubungan dengan ministry. Tapi kalau orang udah kekeringan rohani yang paling mudah di salahkan adalah pelayanan. Pelayananmu terlalu banyak. NO!.. Tubuh dan roh kita di ciptakan untuk melayani seperti tubuh untuk olahraga. Tubuh semakin di gunakan semakin berkuasa roh semakin melayani semakin basah bukan kering. Burn out bisa saja gesekan dengan orang tapi itu keputusan hati orang itu, bukan karena pelayanan. (Filipi 4). Ini surat Paulus untuk orang-orang akrab. Bahagia kita tergantung dengan siapa kita berteman. Teman yang saudara seiman dengan orang kristen itu berbeda. Contoh: Kalau teman saya orang kristen terus ajak saya make narkoba, itu berarti saya hanya punya teman kristen bukan saudara seiman karena imanku melarangku memakai narkoba. Punya teman kristen tidak sama dengan saudara seiman. Ayat satu saja kata-kata Paulus seperti sajak, hatinya senang. Sapaan Paulus terhadap orang-orang itu. Paulus pilih teman bukan hanya anak populer dan kaya tapi karena teman yang bisa memberi nilai tambah pada saya. Ayat dua, dua nama ini di sebut. Bertikai lalu Paulus menasihati, yang terjadi pada dua orang itu tidak di jabarkan. Tapi Paulus mau mereka selesaikan. Kita mau hidup menyimpan mendendam mengumpat itu adalah keputusan kita. Orang yang suka mengejar kelemahan orang dan membesar-besarkan adalah orang yang tidak bahagia. Orang yang tidak bisa menerima kekurangan orang lain adalah yang tidak bisa menerima dirinya sendiri. Untungnya kalian bukan orang-orang yang suka ke internet dan serang ministry, orang atau gereja lain. Karena kalian disini sudah puas di kasihi sehingga tidak perlu cari perhatian orang lain. Ada banyak yang menghakimi saya dan kalian AOG pertama kali baca memang panas meski lewat media tapi Tuhan ngomong sama saya:” Sebenarnya kamu harus kasihan sama mereka, mereka ga bahagia di gerejanya. Ada juga dari agama lain, karena mereka tidak menemukan kepuasan batin atas apa yang mereka sembah. Doakan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang marah sama diri mereka sendiri, biarkan kita seperti Yesus tidak membalas gigi dengan gigi dan mata dengan mata tapi biarkan kita berdoa, merek tidak tahu apa yang mereka perbuat. Kata Paulus ayo dewasa, ministry it’s not about you it’s not about me, pelayanan bukan tentang kita. Tapi tentang Dia dan untuk Dia. Jadi apa susahnya ngalah, lebih baik di salah ngerti di perlakukan tidak adil dari pada kita sendiri yang memperlakukan tidak adil terhadap orang lain.

Lalu tertulis Sunsugos, temanku yang setia. Ada nama-nama tertentu yang mendatangkan rasa ayem di hati. Bersyukurlah kau punya orang-orang seperti itu. Anda tidak bisa pilih nama sapa yang bisa mendatangkan kesenangan bagimu dan tidak tapi anda bisa pilih nama anda ketika di ucapkan mendatangkan perasaan apa pada orang lain. Justru PR kita untuk mengasihi yang tidak mendatangkan damai itu. Justru manifestasi kasih yang membuat kita terbukti datang dari Bapa.

(Ayat 4 dan 5). Bersukacitalah Tuhan sudah dekat. Orang yang melayani punya satu botol kebahagian ekstra yang orang yang ga melayani tidak miliki. Double porsi. Sapa bilang ikut Tuhan isinya berkorban saja, Tuhan tidak lupa akan memberi kita kebahagiaan. *Dia girangkanku, Dia girangkan ku, ku bersuka sbab Dia girangkanku. Dia Bapa yang tahu apa yang memuaskan hati kita apa yang terbaik bagi kita. Ayah di dunia saja tahu memberi yang terbaik apalagi Dia.

(Ayat 6 dan 7). Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Bukan kita yang memelihara pelayanan tapi pelayananlah yang memelihara kita !. Karena pelayanan kita lebih mikir kalau kita mau berbuat dosa, kita bertanggung jawab pada pemimpin dan pada orang-orang yang kita pimpin. Jangan tinggalkan pelayanan, pelayanan yang menjaga kamu. Setiap orang doanya di jawab sesuai waktuNya. Saya orang pemarah, salah satu dosa saya adalah berkelahi. 1 hari saya berkelahi 3 atau 4 kali itu biasa. Dari bertobat sampai sekarang 24 tahun hingga sekarang saya tidak pernah memukul seorang pun.

4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu.  Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

SALAH SATU PIKUL SALIB ITU ADALAH JAGA HATI 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s