Tak ada guna

Pikirkanlah dirimu lebihi dulu sebelum memikirkan orang lain.

 

Memberi  terlalu banyak perhatian pada orang lain pun ada tak baiknya. Sebab akan berujung kehilangan diri sendiri.

Menjadi pendengar setia pun ada tak baiknya. Ibarat iman yang timbul dari pendengaran. Demikianlah kesusahan, kekuatiran dan emosi negatif pun dapat muncul dan mengubah karakter serta pola pikir kita, hanya dari menjadi seorang pendengar setia atas masalah orang lain.

Menjadi orang yang tidak pernah berkata tidak pun ada tak baiknya. Semacam tak ingin menyakiti orang lain atau mengecewakan orang lain. Malah berakhir menyakiti diri dan mengecewakan diri sendiri.

Menjadi orang yang terlalu sering menasihati pun ada tak baiknya. Berhati-hatilah terhadap apapun yang diri sendiri lakukan. Karena seorang penasehat, paling tidak harus tak bercacat alias sempurna di mata para penerima nasehatnya. Tapi jangan lupa bahwa manusia hanyalah manusia yang tak akan pernah sempurna!

Menjadi orang yang terlalu berambisi pun ada tak baiknya. Segalanya menjadi serius, semuanya harus di menangkan, tidak peduli menyakiti atau mencintai orang lain. Hingga suatu saat menyadari hidup hanya seorang diri dan penyesalan pun menjadi teman masa tua.

Menjadi terlalu pintar pun ada tak baiknya, karena kemudian egois akan menjadi benalu diri, menempel dan berakar lantas berbuah karakter yang di benci. Orang pun enggan menjadi sekutu malah mencibir bahkan enggan mendekat.

Bebaskan diri dari semua yang mengikat, semua peraturan, semua pemikiran radikal yang membuat gila, semua prinsip yang mencekik,.. jadi sajalah orang baru setiap hari. Pelajari semua hal baru setiap bangun pagi, belajarlah seolah diri adalah yang paling bodoh, terimalah dulu kebaikan dari orang lain sebelum menjadi baik kepada orang lain, bahkan hanya untuk meminjamkan telinga sebagai pendengar atau mulut sebagai penasehat. Rasakan kemudian nikmati moment yang ada. Sebelum membagikannya pada orang lain. Jadi sajalah kerta putih polos yang selalu siap di tulisi tinta emas. Jangan batasi diri dengan segala hal yang membatasi. KARENA SEMUA PUN TAK ADA GUNANYA. 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s